MASJID AL - JINAN GELAR ISRO' MI'ROJ NABI MUHAMMAD S.A.W SAMBUNG SILATURRAHMI UKHWAH ISLAMIYAH
Kegiatan yang bertepatan diawal bulan maret ini yang memasuki tanggal 5 bulan Rojab 1441 Hijriah ini, menjadikan momentum dengan tema PengajianTabligh Akbar ialah "Jadikan Hikmah Isro' dan Mi'roj Nabi Muhammad SAW sebagai Penguat Ukhwah Islamiyah".
Turut sert dihadiri oleh ulama tersohor KH. Moch. Zuhri Zaini. BA selaku Pengasuh Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Jadid Paitin Probolinggo Jawa Timur. Kepala Desa Madu Sari Bapak M. Hasan Tadok, Para Sesepuh Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat, tokoh Pemuda, dan Jamaah beserta tamu undangan.
Ustadz Ma'ruf AlFuradin selaku Ketua Panitia Isro' dan Mi'roj Masjid Aljinan mewakili Ketua Masjid Terimakasih kepada KH. Mochammad Zuhri Zaini Mu'in yang telah sudi berkenan mengisi Rangkai acara tersebut, dan mohon maaf atas segala kekurangan dalam bentuk pelayan, penyambutan, tempat keadaan masjid yang masih belum rampung di renovasi serta apapun yang kiranya membuat hadirin tamu undangan tidak berkenan dihati. tutupnya.
Dalam Muidzotul Hasanahnya KH. Zuhri Zaini memaparkan bahwa Peringatan Isro' dan Mi'roj sudah terpapar jelas dalam nash alqur'an surat Al Isro' ayat pertama. Tentang sebuah peristiwa Kanjeng Nabi Muhammad Shollallahu Alaihi Wasallam, yang menuju Baitul Maqdis dan Sidrotul Mustofa hingga langit ketujuh. Untuk menghadap Allah Subhanahu Wataala. lanjutnya.
Adanya kegiatan ini untuk mengambil hikmah sebuah perintah Allah akan Ibadah Pokok yakni sholat. Dan Masjid sebagai tempat bersujud adalah sebaik baiknya tempat karena merupakn salah satu rumah Allah. Kemudian bagaimana kita untuk ingat dan terus diingatkan melalui momentum seperti ini. Yang mana pada hakikatnya manusia akan kembali pada Robbnya, dan menanti janji Allah yakni syurganya.
"Nah, Namun. Ibadah itu tidak hanya Sholat, Zakat, Puasa dan Haji. Karena hal yang sedemikian ialah merupakan Ibadah Pokok, sedangkan ibadah penunjangnya sangat banyak seperti mencari ilmu, mencari nafkah, dan lain sebagainya." ujar beliau.
Isro' Mi'roj adalah perjalanan Rasulullah Menuju Allah dari Masjidil Haram Ke Masjidil Aqso dari Baitul Maqdis ke Sidrotul Muntaha.
Apa sebab perantara Isro' dan Mi'roj harus melalui Masjid. Datang dan Kembali Ke Allah.
Sejatinya kita ini berasal dari Syurga sebab Nabi Adam Alaihi Wasallah asalnya diciptakan di syurga. Dan Dunia sebagai tempat ujiannya manusia harus mampu melaluinya dengan syafaat baginda Nabi Muhammad S.A.W kita kelak akan kembali lagi. tuturnya.
"Dengan keistimewaan Ilmunya Adam yang diciptakan dari tanah, sedangkan malaikat yang tercipta dari Cahaya (Nur) hanya memiliki akal tidak Allah berikan Nafsu. Berbeda dengan manusia yang diberikan Akal Pikiran dan Nafsu. Allah Uji Manusia menjadi Kholifah dimuka bumi ini. Maka Malaikat pun bersujud kepada Adam lantaran perintah Allah Subhanahu Wataala". ungkapnya.
Namun jika Manusia mampu mengusai nafsu oleh akalnya maka ia akan menjadi manusia yang tinggi derajatnya, jika sebaliknya akal yang dikuasi oleh nafsunya maka manusia bisa terjerumus dan bahkan bisa lebih rendah dari hewan. "Begitupun dengan kecanggihan zaman teknologi, kita bisa berpindah dari tempat ketempat yang lain. Samahalnya dengan hal yang ghoib kita bisa berkomunikasi seperti lewat via telphone. Raganya tidaka ada akan tetapi kita bisa melihat dan mendengar suaranya gerak geriknya.
Hadirnya teknologi juga tidak terlepas dari manfaat dan mudhorotnya. Bisa disalahkan gunakan maka nafsu yang akan bermain. Melalaikan kita juah dari Allah. Sebalikny kita mencari Jalan kebajikan untuk kembali kejalan Allah. Karena orang yang mulia itu adalah yang bertaqwa kepada Allah.pesannya.
Acara Isro' dan Mi'roj dimeriahkan oleh team Hadrah Al - Asy'ariah Pimpinan Ustadz Faris Amran Rasu'din, Ustadz Jaka dan Ustadz Ahsanul Fufron Assulaiman dari Parit Senang Hati Desa Madu Sari. Kemudian acara ditutup dengan pembacaan Doa langsung dipimpin oleh KH. Mohammad Zuhdi Zaini Mu'in. [Red]

Komentar
Posting Komentar